Blitar, (bisnissurabaya.com) – Di tengah pemberlakuan tatanan normal baru, tiga desa di Kabupaten Blitar justru ditutup dan dilakukan isolasi mandiri. Hal ini, terpaksa dilakukan setelah adanya sembilan warga terkonfirmasi positif covid-19. Petugas pun disiagakan untuk menjaga keluar masuknya warga maupun tamu yang hendak memasuki lokasi.

Tiga desa di Kecamatan Garum yang ditutup dan dilakukan isolasi mandiri tersebut adalah Desa Slorok, Desa Tingal dan Kelurahan Tawangsari. Penutupan tersebut terpaksa dilakukan setelah sembilan warganya terkonfirmasi positif corona.

‘’Petugas pun disiagakan untuk menjaga keluar masuknya warga maupun tamu yang hendak mendatangi lokasi tersebut. Sejak dilakukan isolasi mandiri, suasana tiga desa tersebut tampak sepi. Untuk kebutuhan setiap hari, petugas pun menyiapkan bantuan sejumlah makanan,’’ kata Kapolsek Garum, Iptu Pol Moh Burhan, di Blitar Rabu (22/7) kemarin. Di Kabupaten Blitar sendiri, tercatat ada 96 orang terkonfirmasi positif covid-19. 30 diantaranya sembuh, 56 orang dirawat di ruang karantina dan 10 orang meninggal dunia. (khoirul/stv)