Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pandemi corona menerpa masyarakat hingga sekarang. Banyak orang yang jatuh sakit, bahkan meninggal dunia. Salah satu penyebabnya adalah imuninas/ketahanan tubuh yang lemah. Berkaitan dengan hal tersebut, warga Ngagel Rejo Gang 1 RT 01 RW 02 Ngagel Rejo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya mengembangkan kampung sayur untuk mendukung ketahanan pangan yang bertujuan memelihara imunitas tubuh warga disana.

“Kami ingin memelihara ketahanan pangan warga, melalui kebun sayur warga di sini,” kata Ketua Panitia Kampung Sayur Ngagel Rejo, Naomi Siti Aminah, kepada bisnissurabaya.com, di Surabaya Senin (20/7) kemarin.

Kebun sayur milik warga itu, berada di lahan yang dipinjam dari warga. Disana ditanam kangkung, selada merah, selada hijau, kangkung, sawi, bayam, kacang panjang, cabe rawit, cabe panjang, terong sayur, rosella, dan singkong. Bibit tanaman diperoleh dari Dinas Ketahanan Pangan dan Karang Taruna Kota Surabaya.

“Kampung sayur, awalnya digagas Robby Hidayat, Ketua Karang Taruna Kecamatan Wonokromo, dan didukung seluruh warga,” jelas perempuan cantik berhijab ini. Setiap 20 hari sekali, warga di sana panen kangkung dan sayuran lain. Mereka bangga karena bisa mengkonsumsi makanan dari tanaman mereka sendiri.

Sehingga bisa diketahui higienitas dan kelayakannya saat dikosumsi. Mereka berharap kampung sayur bisa bertahan selamanya. “Kami akan mengikuti gerakan 10.000 pohon yang digelar pada 17 Agustus nanti,” tambah pecinta sayuran ini. (nanang)