Sidoarjo, (bisnissurabaya.com)

Tim pengamanan Bandar Udara Internasional Juanda aviation security dan Satgaspam TNI AL berhasil mengagalkan penyelundupan ribuan bibit lobster, Rabu (15/7) lalu. Bibit lobster rencananya akan terbang dari Bandar Udara Internasional Juanda menuju Bandar Udara Hang Nadim Batam menggunakan pesawat Lion Air JT-971.

Penggagalan terjadi pada pukul 04.45 WIB di area SCP 1, dimana saat koper yang berisikan bibit lobster melewati pemeriksaan mesin X-ray. Tim aviation security mendapati citra X-Ray yang mencurigakan lalu dilakukan pemeriksaan manual. “Hasil pemeriksaan, barang tersebut merupakan bibit lobster,” kata General Manager/GM Bandar Udara Internasional Juanda Heru Prasetyo.

Saat akan dilakukan pemeriksaan terhadap koper tersebut, tersangka (kurir) langsung melarikan diri. Tim pengamanan Bandar Udara Internasional Juanda langsung melakukan pengejaran dan menangkap tersangka yang akan keluar melalui toll gate parkir Terminal 1 (T1) Bandar Udara Internasional Juanda.

Heru menjelaskan, saat dilakukan pemeriksaan, didalam koper tersebut terdapat 32 kantong plastik berisikan total 3.915 ekor bibit lobster dengan jenis pasir dan mutiara. “Menurut pengakuan, penyelundupan dilakukan dengan cara barang dimasukkan untuk check-in lebih dulu. Apabila lolos dari pemeriksaan SCP1 kurir dan pemilik lobster tersebut akan bertemu di area check-in,” jelasnya.

Saat ini, para pelaku masih diamankan di Polres Kabupaten Sidoarjo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut karena masuk dalam kasus mengadakan serta mendistribusikan sumber daya ikan berupa bibit lobster tanpa izin.

Heru, sangat mengapresiasi Tim pengamanan Bandar Udara Internasional Juanda dalam upaya pencegahan penyelundupan ini. “Kami akan terus meningkatkan pengawasan lalu lintas ikan dan hasil perikanan melalui bandara bersama stakeholder terkait. Yaitu, Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Surabaya I dan TNI AL agar tidak ada lagi penyelundupan hasil perikanan melalui bandara,” tambahnya.

Sebelumnya, pada Januari 2019 Tim pengamanan Bandar Udara Internasional Juanda berhasil menggagalkan penyelundupan 3.656 ekor bibit lobster senilai Rp 600 juta yang akan dibawa ke Singapura. Kemudian pada Juni 2019 Bandar Udara Internasional Juanda bersama Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Surabaya I, Kantor Bea dan Cukai KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda dan TNI AL juga pernah mengagalkan penyelundupan 113.300 ekor bibit senilai Rp 17,3 miliar.
(rin)