Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Selama adanya covid-19 hingga saat ini, Kejaksaan Tinggi/Kejati Jawa Timur/Jatim telah menyidangkan 300 lebih kasus korupsi dari 33 perkara korupsi yang ada di provinsi ini. Kebanyakan, persidangan digelar secara teleconference.

Penegasan itu, dikemukakan Kasi Penuntutan Pidana Khusus Kejati Jatim, Endang Tirtana, di Surabaya Kamis (16/7) kemarin. Menurut dia, selama pandemi covid-19 ini, Tim Pidus Kejati Jatim telah menyidangkan 330 kasus korupsi. Ke-300 an persidangan ini merupakan hasil sidang dari 33 perkara korupsi yang ada di wilayah Jatim yang berhasil di tangani Kejati Jatim dari awal tahun hingga saat ini.

Selain itu, ratusan persidangan ini paling banyak digelar secara teleconfrence yang disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi/Tipikor Surabaya. Sehingga, hanya hakim, jaksa dan saksi yang hadir di ruang sidang. Sedangkan, terdakwa tetap berada di rumah tahanan. Persidangan tersebut terpaksa dilakukan secara online saat pandemi covid-19 saat ini, dengan tujuan memutus mata rantai penularan virus corona dan meminimalisir penumpukan massa banyak. (agung/stv)