Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pandemi Covid-19 yang melanda hampir 90 persen seluruh negara di Dunia membawa dampak ekonomi global. Bahkan, tak sedikit perusahaan gulung tikar dan pailit akibat wabah virus corona. Karena itu, Pengamat Ekonomi di Surabaya mempunyai gagasan yang bisa menjadi solusi untuk mencegah lebih banyak perusahaan tumbang melalui konsep Productivity Center.

Pengamat Ekonomi, Jamhadi, menegaskan, selama pandemi Covid-19 banyak perusahaan tutup atau omsetnya turun drastik. Sehingga, diperlukan strategi jitu melalui konsep pendirian Productivity Center agar perusahaan tetap beroperasi dan tidak terjadi PHK massal walau kenaikan UMK tidak bisa dihindari.

Sedangkan untuk pelatihan di Productivity Center dapat dilaksanakan dengan melibatkan pemilik industri, Kadin, Apindo, Hipmi, Iwapi, maupun komunitas UMKM kabupaten/kota serta akademisi. Bahkan, pemerintah daerah perlu dilibatkan melalui Balai Latihan Kerja/ BLK.

Disamping mendirikan Productivity Center, agar perusahaan tetap beroperasi di tengah pandemi Covid-19 juga diperlukan Survival Management supaya kenaikan UMKM bisa diimbangi dengan peningkatan produktifitas.

Jamhadi menegaskan, jika Productivity Center digarap serius dan produktivitas meningkat, maka investor tidak akan ragu berinvestasi di Indonesia khususnya Jawa Timur/ Jatim. Adanya penerapan konsep Productivity Center ini menjadi solusi dari kenaikan UMKM, Karena tiap tahun kenaikan UMKM tidak bisa dihindari. (agung/stv)