Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Konsumen dilayani seperti raja. Apalagi, selama pandemi Covid-19 pelayanan dilakukan dengan berbagai cara. Melalui, online, offline atau kolektif. Pelayanan ini disebut Lapak Asik/Layanan Tanpa Kontak Fisik/Lapak Asik.

Karena itu, tak berlebihan bila Kantor Cabang Surabaya Darmo sejak awal 2020 hingga akhir Mei lalu telah membayar klaim sebesar Rp 104.086.682.053. Dana sebesar itu untuk pembayaran 9.251 klaim yang terdiri dari, 6.925 klaim JHT, 1150 klaim JKK, 78 JKM dan 167 JP. ‘’Pelayanan terus kami maksimalkan demi kenyamanan dan kesejahteraan peserta,’’ kata Kepala BPJamsostek Cabang Surabaya Darmo, Guguk Heru Triyoko, di Surabaya Jum’at (26/6) lalu. Ia menjelaskan, besaran klaim yang dikeluarkan BPJamsostek salah satunya juga melewati Lapak Asik.

Menurut dia, Lapak Asik diperkenalkan sejak Maret lalu melalui kanal online antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id dan itu terus disempurnakan. ‘’Jadi, di masa pandemi ini peserta tidak harus datang secara fisik ke kantor Darmo. Tapi cukup melalui online,’’ ujar Guguk. Kecuali, kata dia, bagi peserta yang mengalami kesulitan mengakses Lapak Asik online dapat dilayani langsung di kantor.

Karena Lapak Asik juga memiliki kanal offline dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Menurut dia, Lapak Asik offline ini tetap melayani mengedepankan protokol kesehatan meskipun tetap melaksanakan pelayanan secara offline di Kantor. Pihaknya menyediakan bilik-bilik yang dilengkapi layar monitor yang terhubung dengan petugas untuk kebutuhan komunikasi dan verifikasi data. Melalui metode ini, setiap petugas Customer Service Officer (CSO) melayani 4-6 orang sekaligus dalam waktu bersamaan, sehingga metode pelayanan ini disebut ‘One to Many’. (bw)