Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Peran keluarga sangat penting dan menentukan bagi psikologi ibu hamil di tengah pandemi covid-19. Apalagi, saat ini ibu hamil di Surabaya dihimbau untuk tidak melahirkan di rumah sakit maupun puskesmas, guna menghindari penularan virus corona yang penderitanya semakin banyak di kota ini.

Penegasan itu dikemukakan Psikolog Klinis dan Anak, Dr. IGAA Noviekayati, M.Si., di Surabaya Rabu (15/7). Menurut dia, di tengah pandemi covid-19 sekarang ini, hampir semua orang mempunyai rasa ketakutan akan tertular virus corona. Hal tersebut terjadi pada kasus ibu hamil di kota Surabaya saat kondisi pandemi ini. Bahkan, tak jarang ada ibu hamil yang mengalami tekanan batin dan rasa cemas dikarenakan wabah penyakit jenis baru ini.

Karena itu, peran keluarga sangat penting untuk mendampingi dan memberikan edukasi secara terus menerus kepada ibu hamil. Supaya kesehatan maupun keselamatan ibu dan calon bayi tetap terjaga. Dengan begitu, psikologis dari ibu hamil tak sampai terguncang. Apalagi sebelumnya BKKBN Jawa Timur/Jatim menghimbau kepada masyarakat untuk menunda kehamilan disaat krisis kesehatan sekarang ini.

Bahkan, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, meminta ibu hamil untuk tidak dibawa ke rumah sakit umum maupun puskesmas terlebih dahulu. Melainkan dibawa langsung ke rumah sakit khusus ibu dan anak. Hal ini, dikarenakan rumah sakit umum dan puskesmas kebanyakan menerima rapid tes dan tes SWAB. Sehingga, langkah tersebut untuk menghindari penularan virus corona yang penderitanya semakin banyak di kota ini.(agung/stv)