Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 di lingkungan masjid, Polrestabes Surabaya bersama Dewan Masjid Indonesia/DMI Surabaya melounching gerakan Masjid Tangguh Semeru dengan menerapkan lima konsep. Yakni, wani bersih, wani aman, wani nasehati, wani peduli dan wani bermasker.

Polrestabes Surabaya bersama DMI Surabaya, melounching Masjid Tangguh Semeru dengan melibatkan takmir masjid se-Surabaya secara daring di halaman Masjid Rahmat Jalan Kembang Kuning Surabaya. Masjid Tangguh Semeru ini memperkenalkan lima konsep kepada takmir masjid dalam mematuhi protokol kesehatan. Seperti wani bersih, wani aman, wani nasehati, wani peduli.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edison Isir, mengatakan, lima konsep tersebut bisa diterapkan di masjid-masjid sebagai bentuk kedisiplinan dalam protokol kesehatan. Seperti wani bersih, agar para takmir masjid, selalu menjaga kebersihan di seluruh area dengan menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitaser dan saling menasehati jika kedapatan jamaah yang tidak bermasker dan tetap menjaga phisical distancing saat berjamaah.

Sementara itu, Ketua DMI Surabaya, Arif Afandi, mengatakan, masjid tangguh yang digalakkan ini sebagai langkah dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 serta menyadarkan masyarkat akan kedisiplinan protokol kesehatan.

Dengan lima konsep tersebut, diharapkan para jamaah bisa beribadah di masjid dengan nyaman seperti semula dan menjadi percontohan di masjid-masjid yang tersebar di Surabaya. (irwanda/stv)