Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Masa pengenalan lingkungan sekolah  tahun ajaran baru 2020/2021 di Surabaya pada masa pandemi covid-19 dilakukan secara daring. Namun, supaya suasana tetap berlangsung meriah dan semarak, guru SD di Surabaya mengajak siswa baru yang mengikuti masa orientasi secara daring, untuk menari dan bernyanyi bersama.

Cara seperti ini diyakini pihak sekolah dapat mendekatkan diri secara emosional antara guru dan murid, meski mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah dari rumah. Dalam acara orientasi siswa baru ini, seluruh pengajar tetap berada di sekolah dan memberikan materi pengenalan sekolah dan bernyanyi bersama, serta meletuskan sejumlah balon agar suasana semakin semarak.

Masa pengenalan lingkungan sekolah yang digelar secara daring, tentunya mempunyai hambatan. Karena, tidak semua siswa memiliki jaringan internet yang bagus atau guru yang kemampuan menyampaikan pesan kurang pas disampaikan melalui video conference. Sehingga pihak sekolah menyiasatinya dengan memberikan pengetahuan berkomunikasi secara digital.

Kepala Sekolah SD, Maulana Muhamad, mengatakan, pembelajaran secara daring di masa pendemi covid-19 memang meniadakan buku secara fisik agar siswanya tetap bisa belajar. Pihak sekolah menyediakan e-modul yang bisa di download. Namun, apabila ada siswa atau wali murid yang masih ada halangan atau hambatan terkait dengan hal tersebut, mereka diperbolehkan ke sekolah untuk mengambil secara fisik e-modulnya. (agung/stv)