Blitar, (bisnissurabaya.com) – Hasil panen ikan tawar yang mencapai 337.000 ton per tahun dipastikan satgas pangan dapat memenuhi kebutuhan pangan kampung tangguh semeru selama pandemi covid-19. Bahkan, hasil panen ini tergolong melimpah ini dapat mensubsidi kebutuhan pasar ke sejumlah daerah di Jatim. Inilah panen ikan nila jenis kekar di Desa Tembalang Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar yang dihadiri Forpimda setempat. Sektor perikanan menjadi salah-satu potensi unggulan kota seribu candi dalam memenuhi kebutuhan pangan di sejumlah kampung tangguh selama pandemi covid 19.

Hasil panen ikan tawar ini mencapai 3 – 4 ton sekali panen atau 337.000 ton per tahun. Melimpahnya hasil panen ikan tawar ini, tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan pasar lokal, tetapi juga disumbangkan ke sejumlah daerah di Jatim. Kapolres Blitar, AKBP Ahmad Fanani, mengatakan, sesuai program Mapolri dalam tiga program Kampung Tangguh Semeru, yaitu tangguh kesehatan, tangguh ekonomi dan tangguh pangan. Dengan adanya penekanan usaha sektor bawah, diharapkan masyarakat mampu menghidupi diri sendiri tanpa ketergantungan pada orang lain. (khoirul/stv)