Blitar, (bisnissurabaya.com) – Mencegah penyebaran virus covid-19, ratusan pedagang pasar tradisional di Kabupaten Blitar jalani rapid tes massal. Hasilnya, dari empat ratus pedagang, 15 orang dinyatakan reaktif dan menjalani isolasi mandiri, sambil menunggu rapid test lanjutan. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, melakukan rapid tes kepada ratusan pedagang di lima pasar tradisional. Mulai dari Pasar Kanigoro Wlingi Ponggok Kesamben dan talun. Pengambilan sampling rapid tes dilakukan secara acak kepada empat ratus orang pedagang.

Hasilnya, dari empat ratus pedagang tersebut, 15 orang dinyatakan reaktif. Salah satu pedagang mengaku senang dan mendukung dengan adanya rapid tes ini. Sebab, rapid tes ini dapat mengetahui lebih awal kondisi kesehatan seseorang. Sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Krisna Yekti, mengatakan, 15 orang pedagang yang terdekteksi reaktif ini harus melakukan isolasi mandiri sambil menunggu tes rapid yang ke dua. “Kendati ditemukan belasan pedagang reaktif, namun, Pemkab Blitar belum berencana melakukan penutupan pasar,” kilahnya. (khoirul/stv)