Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Ratusan pekerja PT Hair Star Indonesia/HSI menggelar unjuk rasa di depan Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo Senin (6/7). Mereka mengaku mendapat Pemutusan Hubungan Kerja/PHK sepihak dari pabrik rambut tersebut. Sekretaris DPC Sarbumusi Kabupaten Sidoarjo, Ahmad Yani, meminta Pemkab Sidoarjo untuk tegas dalam menertibkan perusahaan yang tidak menjalankan aturan ketenagakerjaan. “Saya harap pemkab juga memperhatikan para korban PHK ini, karena dalam kondisi seperti ini sangat sulit untuk mencari kerja,” kata Ahmad Yani, saat ditemui di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo.

Plt. Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifudin, saat menerima perwakilan pengunjuk rasa menyampaikan, pihaknya mencoba untuk mengundang pengusaha dengan Forkopimda, yang mungkin nasib para pekerja ini sedikit tertolong. “Kalau bisa dipekerjakan kembali,” ungkapnya. Cak Nur, sapaan akrabnya menambahkan, jika memang tidak bisa diselesaikan maka, secara aturan itu akan diselesaikan sesuai dengan Undang-undang PHI (Perselisihan Hubungan Industrial). “Secepatnya akan kami bicarakan bersama Forkopimda, kalau tidak bisa ya terpaksa di PHI saja,” paparnya. (rin)