Jakarta, (bisnissurabaya.com) Lonjakan jumlah kasus Covid-19 di beberapa wilayah di Indonesia menunjukkan angka yang cukup signifikan. Di Repubrik ini, per 30 Juni laporan kasus positif Corona mencapai 56.385 dengan DKI Jakarta dan Jawa Timur/Jatim sebagai provinsi dengan jumlah kasus positif tertinggi di Indonesia. Meski terdapat juga peningkatan dalam angka kesembuhan pasien namun hingga saat ini, Jatim dalam beberapa waktu terakhir mencatatkan tambahan pasien terbanyak yang menyebabkan puluhan rumah sakit rujukan di provinsi ini khususnya Surabaya Raya cukup kesulitan dalam ketersediaan APD sekali pakai. Dengan aktivitas 24 jam dalam merawat dan melayani pasien di rumah sakit, para tenaga medis, tenaga kesehatan dan paramedis bertugas dan bekerja bergantian dalam waktu yang cukup lama dan mereka wajib selalu menggunakan APD yang tidak bisa dilepas pakai karena keterbatasan jumlahnya.

Sehingga terkadang memaksa mereka harus bisa menahan buang air kecil hingga berjam-jam. Karena itu, pemakaian popok dewasa sekali pakai sangat bermanfaat sekali bagi para tenaga medis dalam
penanganan pasien Covid-19, dan juga bagi para pasien usia senior. “Sebagai petugas medis, sudah menjadi tanggung jawab kami untuk turun ke lapangan menangani langsung pasien positif yang dirawat. Sehingga, menggunakan APD merupakan kewajiban kami setiap hari saat memasuki zona merah.

Memang menggunakan APD ini seperti kelihatannya, sangat tidak nyaman, dari mulai kesulitan bernapas, menahan lapar hingga menahan buang air,” kata salah seorang perawat di zona merah RSUD Dr Soetomo Surabaya yang enggan disebutkan namanya. Sementara, jumlah APD sangat terbatas. Sehingga ketika menggunakan APD, harus memanfaatkannya
semaksimal mungkin hingga berjam-jam dan tidak bisa dilepas pasang. Melihat kondisi ini, PT Uni-Charm Indonesia Tbk sebagai produsen popok bayi sekali
pakai, pembalut wanita, popok dewasa sekali pakai yang memiliki Market Share nomer wahid di Indonesia, dan beberapa produk lainnya, memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi secara maksimal dan turut serta berperan aktif dalam segala bentuk kegiatan dalam menangani dan mengatasi pandemi ini serta berupaya agar para tenaga medis, tenaga kesehatan dan paramedis dapat menunaikan tugas mulianya tanpa rasa khawatir adanya gangguan kesehatan karena tidak lagi harus menahan keinginan buang air kecil walau dalam keterbatasan kondisi selama masa tugas, dan dapat digunakan juga oleh pasien usia senior.

Sebagai kelanjutan dari aktivitas donasi ke-32 RS Rujukan di wilayah Jakarta dan Karawang yang dilakukan Mei lalu, PT Uni-Charm Indonesia Tbk kembali memberikan donasi LIFREE popok dewasa sekali pakai serta CHARM pembalut wanita dengan total donasi lebih dari 40.000 lembar dan menyerahkan secara langsung kepada kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Jatim di Grahadi Sabtu (27/6) lalu. Donasi berupa popok dewasa Lifree dan pembalut wanita Charm oleh PT Uni-Charm Indonesia Tbk yang diwakili Kozo Nozaki sebagai representatif managemen PT Uni-Charm Indonesia Tbk, dan diterima Drs Abimanyu Ponco Atmojo Iswinarno, MM Asisten Administrasi Umum Setdaprov Jatim. “Melihat apa yang terjadi dan dialami petugas medis di lapangan sehari-hari membuat kami merasa bahwa perusahaan perlu mengambil langkah untuk turut berkontribusi, terutama mempertimbangkan bahwa produk kami menjadi solusi dari permasalahan ini,” ujar Kozo Nozaki, saat ditemui di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim. “Seperti apa yang menjadi dasar perusahaan kami, bahwa Unicharm selalu berupaya dengan sungguh-sungguh dan berkomitmen dalam tanggung jawab pemasyarakatan,” tambahnya.

Seperti yang diketahui, banyak kendala setiap harinya dihadapi oleh petugas medis di lapangan
saat menangani pasien dengan APD lengkap. Produk ini sejatinya akan sangat bermanfaat bagi para petugas medis yang harus menggunakan APD seefektif mungkin. Sehingga terbatasi ruang geraknya untuk buang air ketika di zona merah,” ujar Drs Abimanyu Ponco Atmojo Iswinarno, MM. Ia berharap, dukungan untuk tenaga medis ini dapat bermanfaat saat mereka menjalankan tugas dan dedikasi tanpa
batas dalam profesinya.

Sehingga momen-momen berharga saat menangani pasien tetap diliputi rasa nyaman dan tidak khawatir akan gangguan kesehatan lain. “Dengan berkontribusi melalui donasi ini, tentunya akan lebih dapat meningkatkan nilai kemanusiaan bagi kami, sehingga dalam penciptaan produk pun kami akan selalu terus mengutamakan sejauh mana kami dapat berkontribusi secara positif dan memberikan kualitas produk terbaik dan terdepan terhadap masyarakat,” tutupnya. (bw)