Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Makin banyaknya pasien covid 19 di Surabaya membuat rumah sakit kekurangan tenaga medis khususnya dokter. Wali Kota Surabaya Tri Rismharini, bahkan di Surabaya Selasa (30/6) meminta langsung ke fakultas kedokteran unair untuk mengirim dokter program pendidikan dokter spesialis atau PPDS-nya. Saat ini tiga rumah sakit milik pemkot surabaya yang membutuhkan dokter. Diantarnya RS Soewandhi RS BDH dan RS Asrama Haji.

Jumlah warga di surabaya yang positif covid 19 semakin banyak. Dampaknya, pasien yang dirawat di rumah sakit mengalami over kapasitas. Jumlah pasien tidak sebanding dengan jumlah tenaga medis yang menangani. Salah satunya, dokter yang dirasa sangat kurang dalam penanganan pasien covid 19. Guna menambah tenaga medis khususnya dokter, wali kota surabaya menemui dekan fakultas kedokteran unair.

Risma, minta bantuan Fakultas Kedokteran Unair agar bisa mengirim dokter PPDD-nya ke sejumlah rumah sakit milik Pemkot Surabaya. Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, telah menyiapkan transportasi bagi PPDS yang akan disebar ke RS Soewandhi, RS BDH dan RS Darurat di Asrama Haji Sukolilo. Kehadiran dokter bantuan ini diharapkan bisa meringankan kerja tenaga medis dalam menangani pasien covid 19. Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Unair, Soetojo, mengaku siap menugaskan dokter ppds atau mahasiswanya sesuai permintaan Wali Kota Surabaya. Hingga saat ini, jumlah warga di Surabaya yang positif covid 19 mencapai 5.605 orang. (irwanda/stv)