Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Polda Jawa Timur/Jatim menggunakan aplikasi traffic accident claim system atau Tacs untuk mempermudah proses klaim asuransi. Hal itu untuk memudahkan korban kecelakaan lalu lintas, supaya tidak bolak -balik ke kantor polisi untuk pengurusan klaim asuransi. Saat ini, ada 139 rumah sakit dari 38 kabupaten kota di Jatim yang terkoneksi dengan sistem traffic accident claim system tersebut.

Kapolda Jatim, Irjen Pol M Fadhil Imran, korban kecelakaan, kerap mengalami hambatan banyaknya birokrasi yang harus dilalui dalam pengurusan klaim asuransi ke jasa raharja maupun BPJS Ketenagakerjaan. Kali ini, panjangnya proses birokrasi tersebut dipangkas dengan aplikasi berbasis web, yang digunakan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim.

Aplikasi bernama traffic accident claim system, digunakan untuk pertama kalinya di Jatim agar masyarakat tidak perlu bolak-balik ke kantor polisi, rumah sakit, hingga kantor Jasa Raharja untuk pengurusan klaim asuransi kecelakaan. Melalui aplikasi yang bisa diakses melalui website www.taclantas.id/ korban kecelakaan bisa mencairkan klaim dari jasa raharja maupun bpjs ketenagakerjaan.
Saat ini, ada 139 rumah sakit dari 38 kabupaten kota di Jatim, yang telah terkoneksi dengan aplikasi t-a-c-s dari Polda Jatim. Aplikasi ini, dikenalkan oleh kapolda jatim untuk dapat diakses masyarakat guna mempercepat layanan klaim asuransi kecelakaan di rumah sakit. Berdasarkan data Ditlantas Polda Jatim, di Jatim pada awal tahun hingga 28 juni 2020, telah terjadi 10.800 kejadian kecelakaan, dengan 2.002 korban meninggal dunia, 196 luka berat dan 13. 909 luka ringan yang di back up Jasa Raharja sebesar 90,5 persen dan ditanggung bpjs ketenagakerjaan sebesar 9,5 persen. Kedepan, aplikasi ini rencananya akan dikembangkan hingga tingkat puskesmas yang memiliki fasilitas rawat inap. (feri/stv)