Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Jawa Timur/Jatim mulai Jum’at (26/6) juara Corona. Karena itu, pengamat ekonomi menghimbau pelaku usaha dan warga di Jatim khususnya Surabaya konsisten menerapkan protokol kesehatan supaya kondisi new normal dan perputaran roda ekonomi tidak kembali lumpuh. Hal ini dikarenakan jumlah warga di jatim yang tertular covid-19 semakin banyak. Karena itu, semakin banyaknya jumlah masyarakat di Jatim khususnya di Surabaya yang tertular covid-19, menjadikan kerisauan semua pihak. Apalagi, saat ini Jatim telah memasuki masa transisi new normal serta geliat perekonomian di wilayah ini terlihat semakin tumbuh.

Pengamat Ekonomi, Jamhadi, menghimbau bagi seluruh pelaku usaha dan masyarakat luas yang ada di Jatim khususnya Surabaya untuk terus konsisten menerapkan protokol kesehatan, supaya kondisi new normal dan perputaran roda perekonomian di negeri ini tidak kembali lumpuh. Dengan begitu, diharapkan wacana penerapan PSBB ulang di Surabaya Raya tidak sampai diterapkan kembali. Melalui sikap konsisten menerapkan protokol kesehatan ini, dapat pula memutus mata rantai penyebaran dan penularan virus corona. Sementara itu, berdasarkan data resmi dari pemerintah, jumlah pasien covid-19 per tanggal 26 Juni kemarin tercatat Jatim merupakan provinsi terbanyak jumlah pasiennya di indonesia, dengan total 10.901 orang. Jumlah ini melebihi wilayah DKI Jakarta sebanyak 10.796 pasien. (agung/stv)