Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Wabah corona membuat berkah tersendiri bagi warga Sidosermo Surabaya. Bagaimana tidak, disaat warga masyarakat kelimpungan terhadap dampak covid-19, justru warga Kelurahan Sidosermo Kecamatan Wonocolo mendapat berkah. Sebab, melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat/LPMK Sidosermo, yang diketuai Ahmad Nasrohuddin, dapat membangkitkan semangat warganya untuk berusaha memproduksi Face Shield atau pelindung muka. Karena itu, tepatnya 14 April, Nasrohuddin, tokoh masyarakat setempat bersama warganya mendirikan Usaha Mikro Kecil Menengah/UMKM Maju Makmur dengan koordinator Jamil. ” Yaaa…., sejak April lalu kami resmi mendirikan UMKM Maju Makmur yang khusus memproduksi Face Shield,” kata Nasrohuddin, didampingi Jamil dan Hudin Marisi, kepada bisnissurabaya.com di Surabaya Jumat (26/6).

Dengan modal Rp 1,3 juta dan mempekerjakan 6 warga setempat, UMKM Maju Makmur mampu memproduksi 250-300 Face Shield setiap harinya. Menurut Jamil, pihaknya setiap hari dapat memproduksi 250 – 300 Face Shield ini sesuai pesanan. Salah satunya LPMK Sidosermo dapat menggandeng managemen Plaza Marina untuk memasarkan 100 unit Face Shield. Disamping juga, juga ada beberapa reseller dan pelanggan dari beberapa kota.

Diantaranya, Blitar, Malang, Gresik dll. Ia menyatakan, meski terlihat lancar, tetapi bahan bakunya juga tidak mudah didapat. Terutama plastik mika dan mata kucing. Sebab, kompetitor UMKM Maju Makmur dalam memproduksi Face Shield justru pada perusahaan dengan modal besar yang juga memproduksi Face Shield. Mereka para cukong dapat memborong habis bahan baku seperti plastik mika dan mata kucing.

Ahmad Nasrohuddin (kanan) didampingi Hudin (tengah) dan Jamil (kiri). (Foto/bw)

Sedangkan bahan lainnya, seperti spon, karet sintetis dan stiker relatif mudah didapat. Adapun Face Shield yang diproduksi mulai ukuran anak-anak hingga dewasa. “Kami memproduksi Face Shield anak-anak yang sangat lucu. Sebab, ada gambar karakter seperti Spiderman, Batman, boneka lol serta gambar lucu lainnya yang diyakini digemari para bocah. (bw)