Blitar, (bisnissurabaya.com) – Dalam rangka memperingati haul Bung Karno ke 50 tahun, warga Kota Blitar menggelar doa lintas agama. Di tengah pandemi corona, pelaksanaannya pun lebih sederhana dibanding tahun sebelumnya. Kendati demikian, tetap khidmat dalam mendoakan agar arwah Bung Karno diterima disisi tuhan. Bertempat di halaman depan makam Bung Karno, di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanan Wetan, warga Kota Blitar mengggelar doa lintas agama. Mulai agama hindu, budha, kristen, kon hocu, dan islam.

Para tokoh agama ini dengan khusuk mendoakan agar arwah sang Proklamator Bung Karno di terima disisi tuhan yang maha esa.
Di tengah pandemi corona, pelaksanaan haul bung karno yang ke 50 tahun ini lebih sederhana dibanding tahun sebelumnya. Ketua Panitia Haul Bung Karno, Heru Santoso, mengatakan, prosesi memperingati haul Bung Karno, yang digelar sejak minggu pagi ini diawali dengan semaan al qur’an yang diteruskan dengan doa lintas agama dari beberapa umat beragama. Sebagai puncak acara pada malam harinya diteruskan dengan sajian seribu tumpeng.

Mulai dari istana gebang hingga makam Bung Karno, yang dihidangkan untuk pengunjung. Dengan digelarnya haul Bung Karno, ini, salah satu bukti bahwa warga Blitar Raya dan seluruh Bangsa Indonesia selalu mengenang jasa-jasanya. (khoirul/stv)