Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Badan Usaha Milik Negara/BUMN berlomba-lomba menerapkan protocol kesehatan. Salah satunya, layanan BPJAMSOSTEK Surabaya Darmo tetap prima di tengah Pandemi Covid-19. Berbagai metode layanan terbaik diterapkan untuk peserta yang mengajukan klaim. Hanya saja, tetap melalui protokol Layanan Tanpa Kontak Fisik/Lapak Asik itu terdiri dari kanal online, offline dan kolektif.

Protokol Lapak Asik yang diperkenalkan sejak Maret lalu melalui kanal online terus disempurnakan. Sehingga bagi peserta yang mengalami kesulitan mengakses Lapak Asik online dapat dilayani langsung di kantor, karena program BUMN ini juga memiliki kanal offline dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Kepala BPJAMSOSTEK Surabaya Darmo, Guguk Heru Triyoko, mengatakan, program Lapak Asik offline ini tetap mendepankan protokol kesehatan meskipun tetap melaksanakan pelayanan secara offline di Kantor. Pihaknya menyediakan bilik-bilik yang dilengkapi layar monitor yang terhubung dengan petugas untuk kebutuhan komunikasi dan verifikasi data.

Melalui metode ini, setiap petugas Customer Service Officer (CSO) melayani 4-6 orang sekaligus dalam waktu bersamaan, sehingga metode pelayanan ini disebut ‘One to Many’. “Dengan metode ‘One To Many’, kemampuan produksi untuk meyelesaikan klaim meningkat lima kali lipat dan phsycial distancing tetap terjaga,” kata Guguk, di Surabaya Senin (22/6).
Namun demikian, Guguk berharap, pada peserta yang mengajukan klaim untuk memanfaatkan layanan online. “Saya mengimbau pada seluruh peserta untuk tetap sebisa mungkin berada di rumah dan menggunakan kanal online yang telah kami disediakan, jika ingin klaim. Karena, prosesnya lebih mudah dan mengurangi potensi terpapar virus Covid-19,” tutur Guguk. Selain layanan secara online dan offline, menurut Guguk, pihaknya juga memberikan kemudahan klaim bagi peserta melalui kanal lapak Asik kolektif.

Fasilitas ini ditujukan pada perusahaan skala besar maupun menengah yang melakukan PHK minimal 30 persen tenaga kerjanya. Dengan adanya klaim kolektif ini pihak perusahaan dapat mengakomodir klaim seluruh karyawan yang ter-PHK dengan menunjuk satu orang perwakilan. Guguk juga menyampaikan, layanan-layanan klaim di masa Pandemi Covid-19 itu juga diterapkan di seluruh Kantor Cabang BP Jamsostek se-Indonesia, dan mendapat pujian berbagai pihak. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena, misalnya, mengapresiasi inovasi layanan di masa pandemi Covid-19 ini.

Menurut dia, tiga kanal pengambilan Jaminan Hari Tua (JHT) termasuk metode ‘One to Many’ tidak hanya memberikan keamanan bagi staf karyawan dan peserta, tapi juga membuat proses pencairan dana lebih transparan, karena proses verifikasi dapat dipantau dari kantor pusat.

“Kami mengapresiasi langkah ini yang tetap memberikan pelayanan terbaik meski dalam kondisi terbatas. Saya juga melihat salah satu BUMN ini mampu menjalankan protokol kesehatan dengan sangat baik dan detail. Kualitas dan komitmen layanan ini patut menjadi contoh bagi institusi lain yang melakukan pelayanan publik kepada masyarakat,” kata Melki, pekan lalu. Sebagai informasi, untuk Kantor Cabang Surabaya Darmo sejak awal tahun hingga sampai Mei telah membayar klaim dengan total Rp 78.288.228.316,- untuk pembayaran 6985 klaim yang terdiri dari 455 klaim JHT, 3 klaim JKK, 124 JKK dan 9 JP. Pelayanan terus kami maksimalkan demi kenyamanan dan kesejahteraan peserta. (bw)