Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Polisi memusnahkan beragam jenis narkotika senilai Rp 145 miliar lebih kamis (19/06) barang bukti narkoba yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil ungkap dari 27 kasus selama periode desember 2019 sampai juni 2020. Tri Rismaharini, yang hadir dalam kegiatan itu juga mendatangi para tersangka langsung memarahi para pengedar narkoba yang dianggap merusak generasi penerus bangsa.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, sempat memarahi para tersangka hingga menangis. Selain itu, wanita pertama yang jabat sebagai Kepala daerah di Surabaya tersebut juga melihat barang bukti narkoba berbagai jenis yang diamankan. Diantaranya/ 144 kilogram koma 401 gram sabu-sabu, 20.499 butir pil ekstasi, 3.992 butir pil happy five, 6. 212.110 butir pil koplo, serta 43.000 butir obat keras berbahaya.

Selain menyita barang bukti narkoba, polisi juga turut mengamankan 46 tersangka yang terdiri dari 43 laki-laki dan 3 perempuan. Barang bukti narkoba tersebut kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar secara manual dan menggunakan alat incenarator milik Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, yang hadir dalam kegiatan itu juga mendatangi para tersangka dan langsung memarahi para pengedar narkoba yang dianggap merusak generasi penerus bangsa. Bahkan, dua tersangka perempuan sempat menangis sesenggukan saat Tri Rismaharini, memarahi mereka dengan nada emosi.

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Jhonny Eddizon Isir , menegaskan, narkoba yang dimusnahkan jajarannya bernilai nominal rp 145 miliar lebih. Oeh sebab itu pihaknya tak segan-segan melakukan tindakan tegas terukur kepada para bandar dan pengedar yang berani beraksi di Surabaya .
Kapolrestabes menambahkan, pihaknya akan terus menabuh genderang perang melawan narkoba dengan meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak. Seperti tokoh masyarakat, tokoh agama, pegiat anti narkoba dan badan narkotika nasional. (farid/stv)