Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Mobil laboratorium PCR dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB, yang beberapa minggu ini sudah melakukan tes SWAB di Surabaya harus berpamitan. Dua unit mobil laboratorium itu akhirnya pamit, karena harus melanjutkan tugasnya berkeliling ke daerah lain di Indonesia.

Sebelum meninggalkan Kota Pahlawan, para petugas mobil laboratorium PCR itu menemui Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, yang sedang berada di dapur umum Balai Kota Surabaya untuk berpamitan. Pada kesempatan itu, Risma, menyampaikan permohonan maaf jika selama berada di Surabaya terdapat hal yang kurang berkenan.

Bahkan, berulang kali presiden UCLG Aspac ini berterima kasih kepada satu per satu dari mereka. Risma kemudian memberikan beragam kenang-kenangan cinderamata kepada mereka. Mulai dari patung lampu hias icon Suroboyo hingga kain batik buatan UMKM Dolly.
Sementara itu, kapten mobil laboratorium Pcr BNPB, Sandi Andika, mengatakan, selama berada di Surabaya ini bakal menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Apalagi masyarakat di Kota Pahlawan orangnya ramah-ramah. Ia mengungkapkan, mobil laboratorium PCR dari BNPB ini fokus pada tes SWAB untuk masyarakat. Sejak awal dioperasikan hingga selasa 16 Juni 2020, mobil ini telah melakukan pemeriksaan swab sekitar 5.000.
Kapten Mobil Laboratorium PCR BNPB, Sandi Andika, menceritakan antusias warga yang tinggi dalam mengikuti tes swab. Selama beberapa minggu di Surabaya, jumlah pasien yang dites sudah ribuan. Seperti misalnya yang sebelumnya dilakukan di Gelora Pancasila dan Hotel Asrama Haji. (stady/stv)