Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Keterbatasan fisik, bukanlah penghalang bagi seseorang yang memiliki impian. Itu yang diyakini seorang difabel tuna rungu dan wicara, Zainul Kirom. Lelaki ini berhasil menjadi seorang tour leader sesuai keinginannya, meski fisiknya tidak sempurna. Karena memiliki semangat dan rasa percaya diri yang besar, maka keterbatasan yang ada tidak menghalanginya dalam melayani wisatawan yang menggunakan jasa dirinya.

 

”Saya melihat dan belajar dari teman-teman bagaimana mereka menyambut dan melayani tamu. Saya ingin menjadi orang sukses di travel” kata Tour Guide Disabilitas, Zainul Kirom, Rabu (17/6). Tidak terasa pria kelahiran 1975 ini, sudah bekerja selama 16 tahun di travel, dan 4 tahun menjadi tour leader. “Saya tidak bisa mendengar dan susah berbicara. Tapi saya hormat kepada tamu dan selalu meminta maaf dengan kondisi saya,” ungkap alumni SLB di Wonokromo ini. Di Masa pademi Covid-19 ini, pria yang menikahi seorang istri tuna rungu ini, hidup bersama kedua orang tuanya di kawasan Krukah Selatan Surabaya ini tetap menjalankan Kirom Tour & Travel. “Saya ingin melibatkan penyandang disabilitas dalam usaha yang dikembangkan kelak,” tambah alumni SLB Karya Mulia ini. (nanang)