Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Dunia medis di Jawa Timur/Jatim kembali berduka. Dua dokter terbaiknya yang ada di Bangkalan dan Sampang Madura, wafat usai dinyatakan positif covid 19. Menurut Ketua Tim Gugus Kuratif Covid 19 Pemprov Jatim, Joni Wahyuhadi, dokter di Sampang yang meninggal dunia menyusul kedua orang tuanya yang lebih dahulu meninggal dunia usai dinyatakan positif covid19. Sementara, sang istri saat ini juga diketahui dalam kondisi sakit.

Kabar duka kembali menyelimuti keluarga besar tenaga kesehatan di Jatim. Kali ini, dokter yang dikabarkan meninggal dunia dari Bangkalan dan Sampang Madura. Kabar meninggalnya dua dokter usai terpapar covid 19 ini pun dibenarakan Ketua Tim Gugus Kuratif Covid19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi, di Grahadi Surabaya.
Dia mengatakan, dari hasil tracing, disebutkan dokter di sampang yang diketahui identitasnya bernama Deni Fitriayanto, bertugas di Puskesmas Tambelangan, Kedundung, Sampang Madura meninggal dunia menyusul kedua orang tuanya yang juga meninggal lebih dahulu akibat terpapar covid 19.

Sementara, istrinya yang juga tenaga medis dan anaknya, dikabarkan saat ini sedang menjalani perawatan medis, dan belum diketahui apakah istri dan anak almarhum juga terindikasi terpapar. Dua tenaga Kesehatan di Madura yang wafat ini menambah catatan jumlah tenaga kesehatan yang gugur karena terpapar covid 19. Tercatat ada 175 tenaga kesehatan di Jawa Timur yang terpapar covid-19, enam diantaranya, meninggal dunia. Sementara, 50 orang tengah menjalani perawatan, sisanya 119 orang dinyatakan sembuh. (feri/stv)