Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Empat pegawai Pengadilan Negeri/PN Surabaya dinyatakan reaktif covid 19. Temuan ini terungkap dari rapid test massal terhadap 300 pegawai, yang digelar sehari sebelumnya. Selanjutnya keempat pegawai yang reaktif ini dilakukan isolasi mandiri di salah satu hotel di Surabaya Selatan. Keempat pegawai yang dinyatakan reaktif covid 19, diantaranya inisial Si, bagian informasi teknologi.

Seorang panitera pengganti, berinisial Ih. Serta dua staf bagian pidana, yakni Yp, dan Hm. Atas hasil ini, Ketua PN, meminta keempat pegawai ini melakukan isolasi mandiri di salah satu hotel di Surabaya Selatan. Isolasi di hotel ini dipilih untuk memutus penyebaran covid 19.

Pasalnya, bila isolasi dilakukan di rumah, dikhawatirkan keempat pegawai ini akan menulari keluarganya. Kekhawatiran virus menyebar dikarenakan, keempat pegawai ini tinggal di zona merah di Surabaya. Yakni, Putat Jaya, Krembangan, Kedung Doro, dan Waru Sidoarjo. Humas PN Surabaya, Martin Ginting, mengatakan, pihaknya belum mengetahui penyebab keempat pegawai hingga reaktif covid 19.

Guna memastikan apakah keempat pegawai ini positif covid 19 atau tidak, keempatnya akan menjalani test swab. Martin Ginting, menambahkan, bila rapid test massal yang digelar kemarin terdapat 24 orang yang tidak mengikuti test. Mereka terdiri dari seorang hakim, panitera pengganti dan staf. Lantaran tak mengikuti rapid test, ke-24 pegawai tersebut dilarang masuk kerja sebelum melakukan rapid test mandiri. (agung/stv)