Blitar, (bisnissurabaya.com) – Sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19, polres Blitar membentuk pondok pesantren tangguh. Dalam ponpes tangguh, disiapkan sarana dan prasarana serta logistik mandiri. Sehingga kebutuhan santri terpenuhi tanpa harus keluar pondok.

Pembukaan pondok pesantren tangguh ini diawali oleh ponpes nurul ulum, di Kelurahan Kedungbunder, Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Pondok pesantren tangguh ini satu-satunya yang ada di Jatim, bahkan Indonesia.

Dibentuknya ponpes tangguh ini, berkaitan segera dibukanya kembali proses belajar mengajar para santri dalam menimba ilmu. Dalam ponpes tangguh ini, segala sarana dan prasarana telah disiapkan sesuai dengan protokoler kesehatan covid 19. Bahkan, pihak pondok juga menyiapkan segala kebutuhan logistik secara mandiri. Sehingga para santri tidak perlu keluar pondok untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kapolres Blitar AKBP Fanani Eko Prasetya, yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, dengan dibentuknya pesantren tangguh ini, diharapkan dapat menekan penyebaran covid 19 terutama di kalangan lembaga pendidikan pondok pesantren. Setiap santri dan tamu yang akan masuk pondok pesantren, dilakukan pengecekan suhu tubuh, serta cuci tangan terlebih dahulu, sehingga pesantren benar-benar steril dari virus asal Wuhan tersebut. (khoirul/stv)