Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Seorang seniman asal Surabaya diamankan polisi lantaran nge-vlog terkait covid 19 di media sosial. Dalam vlog berdurasi kurang lebih lima menit ini, Taufiq, menantang menghirup mulut pasien positif covid-19 untuk membuktikan jika corona di Indonesia sudah tidak ada.

Inilah vlog seniman Surabaya Taufik Monyong, tentang konspirasi covid 19 di Indonesia yang membuatnya harus berurusan dengan polisi. Dalam video berdurasi 4,55 menit ini, Taufik, menuding, jika penyebaran covid 19 di Indonesia adalah konspirasi fitnah, yang diada-adakan. Dia meminta masyarakat tidak panik karena sejatinya covid-19 tak ada di Indonesia.

Ucapan taufik, ini lantas viral di media sosial hingga aplikasi percakapan whats app. Dalam video yang dibuat tanggal 6 Juni 2020 ini, Taufik, menyebut jika usai dirinya menghirup mulut pasien covid-19 dan tidak meninggal dunia, berarti sudah tak ada lagi kasus covid-19. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol, Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan, lima hari setelah video ini viral, polisi melalui tim patroli cyber crime Polda jatimy pun melakukan penyelidikan di dunia maya. Hasilnya, polisi menemukan sejumlah pelanggaran dalam video ini, diantaranya, unsur penghasutan, provokatif dan hoax, hingga membuat kegaduhan dan meresahkan masyarkat. Atas perbuatannya Taufik monyong pun menyatakan meminta maaf. Ia mengaku tak ada maksud menyebarkan provokasi, dan hoax terkait covid 19 di Jatim. Ia hanya mengekspresikan pendapat dan uneg-unegnya karena gerah dengan kebijakan psbb yang dianggap menyengsarakan rakyat.

Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan dan akan memeriksa sejumlah saksi ahli. Sejumlah barang bukti, juga sudah dikumpulkan termasuk, akunt medsos Taufiq monyong dan video vlognya. Terkait status tersangka, polisi akan mengumumkan setelah melakukan gelar perkara. (feri/stv)