Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Wabah corona membuat prihatin semua pihak. Karena itu, Pemprov Jawa Timur/Jatim dalam masa pandemi covid 19 memberi keringanan kepada masyarakat terkait pembayaran pajak kendaraan bermotor yang ada di Jatim. Kebijakan ini dikeluarkan Gubernur Jatim, guna mengurangi beban masyarakat di saat pandemi covid 19. Keringanan pembayaran atau diskon pajak ini mulai berlaku pada 12 Juni hingga 31 Juli 2020 mendatang.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, memberi keringanan kepada masyarakat terkait pembayaran pokok pajak kendaraan bermotor. Kebijakan ini di keluarkan Gubernur, untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat Jatim yang lagi sulit di tengah pandemi covid 19. Kebijakan pengurangan pokok pembayaran pajak ini pertama kali di Indonesia, dan kebijakan diskon pajak kendaraan bermotor ini berlaku untuk kendaraan ber plat hitam dan kuning, dan tidak berlaku bagi kendaraan ber plat merah. Untuk keringanan pembayaran atau diskon pajak ini berlaku mulai tanggal 12 Juni hingga 31 Juli mendatang.

Kebijakan pengurangan pokok pembayaran pajak kendaraan bermotor dibagi menjadi dua bagian. Diantaranya, untuk kendaran roda dua dan tiga. Ada pengurangan pajak sebesar 15 persen, sedangkan bagi kendaraan roda empat atau lebih diberi keringanan diskon lima persen. Kepala Bapenda Jatim, Boedi Prijo, mengatakan, kebijakan gubernur mengenai keringanan atau diskon pajak sangat membantu bagi masyarakat di tengah pandemi covid 19.

Gubernur memberi keringanan pokok pajak untuk kendaraan bermotor berdasar plat hitam dan kuning. Sementara kepada kendaraan ber plat merah tidak termasuk. Selain memberikan diskon pokok pajak kendaraan bermotor, Pemprov Jatim juga memperpanjang pembebasan denda keterlambatan pembayara pajak motor hingga tanggal 31 Juli mendatang. (feri/stv)