Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Palang Merah Indonesia/PMI Kota Surabaya mulai melayani donor plasma konvalesen, dari pasien covid-19 yang sudah sembuh. Donor plasma konvalesen sendiri dapat membantu pasien positif covid-19 dengan kondisi berat, melalui terapi plasma convalescent. Terapi plasma convalescent, pada pasien covid-19 yang berat dan sangat berat, telah diterapkan di berbagai negara, sebagai pengganti vaksin sementara, yang belum ditemukan. Dalam plasma darah pasien yang telah sembuh dari covid-19, telah terbentuk antibodi yang mampu melawan virus seperti covid-19.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PMI Surabaya, menyiapkan beberapa alat apheresis, untuk melayani donor plasma konvalesen, bagi pasien covid-19 yang sudah sembuh. Namun, untuk mencari pendonor plasma konvalesen, PMI Surabaya menunggu informasi dari Dinas Kesehatan Surabaya maupun provinsi, untuk mendapatkan data masyarakat yang sebelumnya telah dinyatakan sembuh dari covid-19. Kanit Donor Darah PMI Surabaya, dr Budi Arifah, mengatakan, meski terapi plasma convalescent dapat membantu pasien covid-19 dengan kondisi berat dan sebagai pengganti vaksin sementara, ada beberapa persyaratan sebelum melakukan donor plasma konvalesen. Seperti mengharuskan laki – laki dengan umur 17 hingga 60 tahun, berat badan minimal 55 kilogram. Hingga pasien yang sudah dinyatakan sembuh harus menunjukkan 2 kali hasil PCR Swab pasca sembuh dari covid 19.

Sebelumnya, Pemprov Jatim telah mendapat bantuan 21 pack plasma darah untuk terapi plasma convalescent dari Pemerintah Pusat, dan hanya cukup untuk membantu enam orang pasien covid-19 dengan gejala berat. Terapi plasma convalescent sendiri dapat membantu, kesembuhan pasien covid-19 di Jatim, dan dapat menurunkan angka kematian akibat terpapar covid-19. (feri/stv)