Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Dunia tengah mempersiapkan era baru yaitu new normal. Karena itu, Pemerintah meminta semua sektor industri menyusun skenario new normal. Seperti yang dilakukan PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya. Langkah yang disiapkan yakni pemesanan tiket KA hanya dapat dilakukan secara online melalui aplikasi KAI access, hingga penerapan protokol covid 19 dan pembatasan penumpang.

Menjelang penerapan new normal, PT KAI Daops 8 Surabaya merumuskan pedoman antisipasi new normal. Seperti loket stasiun hanya melayani pembelian go show (tiga jam sebelum KA berangkat). Penumpang KA wajib bermasker di area stasiun dan di kereta api dengan suhu badan kurang dari 37,3 derajat celcius. Sebelum penumpang KA jarak jauh memasuki kereta akan diberikan face shield yang disediakan oleh PT KAI dan wajib dipakai selama berada di dalam kereta sampai stasiun tujuan.

Pedoman tersebut akan diaplikasikan ketika kereta api jarak jauh reguler kembali beroperasi. Di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya, ada 41 perjalanan KA jarak jauh reguler setiap hari yang hingga saat ini mengalami pembatalan operasi perjalanan. Manager Humas Daop 8 Surabaya, Suprapto mengatakan, PT KAI Daop 8 Surabaya telah merumuskan protokol guna mengantisipasi new normal di tengah pandemi global covid-19. PT Kereta Api Indonesia (Persero) sudah menyiapkan pedoman new normal dalam pelayanan kepada pelanggan. Baik bisnis angkutan penumpang maupun barang.

New normal kai ini sebagai bentuk adaptasi pelayanan perkeretaapian dengan mengurangi kontak fisik dan menerapkan protokol kesehatan. Dalam melayani pelanggan pada new normal, petugas frontliner KAI yang berpotensi kontak jarak dekat dengan penumpang dibekali APD berupa masker, sarung tangan dan face shield. KAI juga rutin membersihkan kereta dan fasilitas stasiun obyek-obyek yang sering terpegang tangan setiap 30 menit sekali. Petugas secara bergantian, membersihkan dengan menggunakan bahan pembersih yang mengandung disinfektan. Misalnya, fasilitas higienitas berupa wastafel portabel dan hand sanitizer juga disediakan di titik-titik yang mudah dijangkau penumpang. (irwanda/stv)