Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Tersiar kabar Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, ODP. Orang nomor dua di Surabaya itu melakukan karantina mandiri setelah bertemu dengan warga positif covid-19 di Kampung Kedung Turi. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya membenarkan hal tersebut. Sementara pihak Pemkot Surabaya akan mengirimkan dokter untuk memeriksa kesehatan Wakil Wali Kota Surabaya, karena yang berwenang memutuskan status ODP adalah dokter yang menangani covid-19.
Rabu (3/6) petang heboh kabar Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, ODP dan menjalani karantina mandiri, setelah bertemu dengan warga positif covid 19 di Kampung Kedung Turi Surabaya.

Hal ini, dibenarkan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya, Baktiono, setelah mendapatkan informasi dari internal PDI Perjuangan, terkait kondisi Whisnu Sakti Buana, Wakil Walikota Surabaya yang juga politisi PDI Perjuangan. Menurut Baktiono, apa yang menimpa Wakil Wali Kota Surabaya, merupakan akibat tidak jujurnya Dinas Kesehatan Kota Surabaya, terhadap kondisi warga Kampung Kedung Turi yang sebelumnya dipulangkan dari hotel karantina karena dinyatakan negatif. Namun, ternyata hasil SWAB keluar setelah dipulangkan, dan warga yang ditemui Wakil Wali Kota Surabaya saat memberi dukungan moral dan bantuan tersebut ternyata positif covid-19. Sementara, menanggapi beredarnya kabar Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, yang melakukan karantina mandiri dan mengklaim ODP, Pemkot Surabaya akan mengirim tim dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan Wakil Walikota Surabaya. (stady/stv)