Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pola baru reses di musim pandemi covid 19. Sesuai Undang Undang/UU susunan dan kedudukan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Republik Indonesia (DPR RI), Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), setiap anggota legislatif mempunyai fungsi legislasi (membuat peraturan), budgeting (penganggaran), dan controling( pengawasan).

Selain itu, untuk memudahkan perannya dalam menjalankan tugas, setiap anggota dewan diberikan hak reses. Yakni, hak untuk turun ke daerah pemilihan/dapil dalam rangka penyerapan aspirasi. Begitu juga halnya dengan Bambang DH, anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dari dapil Jatim 1 (Surabaya & Sidoarjo), dalam kurun waktu satu tahun masa pengabdian, tercatat beberapa kali melakukan reses. Diantaranya, reses dengan komunitas pelaku UMKM dan penyandang disabilitas beberapa waktu yang lalu di Hotel Moscha Surabaya.

Namun, ada yang berbeda untuk reses 2020, kali ini Bambang DH, menolak melaksanakan model pertemuan seperti biasanya. Dia merubahnya dengan model pembagian sembako untuk warga yang terdampak covid 19 di dapilnya. “Pak Bambang DH sangat sensitif dengan situasi seperti ini, makannya reses sekarang diisi dengan pembagian sembako,” kata Bendahara DPC PDI Perjuangan Surabaya, Taru Sasmita, kepada bisnissurabaya.com Selasa (2/6).

Seperti diketahui, sebelum menjabat anggota DPR-RI di Komisi III, Bambang DH, adalah anggota DPRD Jawa Timur/Jatim, dan pernah menjabat Walikota 2 Periode. Jadi dia, paham betul apa permasalahan sosial di dapil yang diwakilinya. Karena itu suami Dyah Katarina, ini sangat perhatian di bidang pemerintahan, sosial, lingkungan, kesehatan, dan pendidikan yang menyangkut harkat hidup orang banyak.
Paket sembako dari program reses kader senior PDI Perjuangan tersebut, didistribusikan ke seluruh kecamatan di Surabaya dan Sidoarjo. Melalui PAC dan Ranting PDI Perjuangan. “Kami melibatkan PAC dan ranting, karena mereka yang tahu kondisi masyarakat di wilayahnya,” jelas mantan anggota DPRD Surabaya 2004-2009 ini.

Pengurus PAC dan Ranting yang mendapatkan bantuan sembako, hari itu juga mendistribusikannya kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan, terutama yang terdampak covid 19. Sutarto Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Gubeng dan Kastowo dari Karang Pilang, dan Eko Mardiono dari Tambaksari, membenarkan bahwa bantuan sembako tersebut langsung diterima masyarakat. Dan mereka sangat mengapresiasi model reses seperti ini, karena efektif, efisien, dan menyentuh hati masyarakat secara langsung. “Kegiatan ini juga bisa menjadi model bagi para anggota dewan di daerah,” tambah pengusaha warkop ini. (nanang)