Gresik, (bisnissurabaya.com)  – Kepolisian Daerah/Polda Jawa Timur/Jatim, telah membangun sebanyak 549 kampung tangguh yang tersebar di seluruh Kabupaten, Kota di wilayah Jawa Timur. Dibangunnya kampung tangguh ini, sebagai upaya mencegah penyebaran covid 19,dengan menggerakkan para relawan yang berdaya di setiap tingkatan desa.

Hal ini disampaikan Kapolda Jatim, Irjen Pol M. Fadil Imran, saat mengunjungi kampung tangguh di Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Menurut dia, di wilayah Jatim, sudah terbangun sebanyak 549 kampung tangguh, yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Jatim.

Kampung tangguh dibangun, sebagai upaya memutus mata rantai penularan covid 19, dari tingkatan paling bawah, yakni di desa, sebagai ujung tombak mencegah covid 19,di masyarakat. Di dalam kampung tangguh ini, dibangun sejumlah fasilitas, di antaranya, ruang observasi, lumbung bantuan, dan juga petugas khusus pemakaman covid 19.

Dari total 549 kampung tangguh, 54 nya sudah dibangun di Gresik, yang tersebar di 18 kecamatan. Masing-masing kecamatan minimal 3 kampung tangguh, dan diharapkan akan bisa menularkan ke desa yang lain, agar bisa semakin tangguh dalam memerangi virus corona.

Kampung tangguh ini juga sudah disiapkan para relawan yang terlatih, untuk mengedepankan protokol kesehatan covid 19, sebagai upaya menghindarkan masyarakat dari virus korona. Data dari gugus tugas covid 19 provinsi Jawa Timur, angka positif covid 19, terus mengalami tren kenaikan, termasuk di wilayah Surabaya Raya yang menerapkan PSBB, yakni Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.

Terkait new normal, Kapolda Jatim mengaku sudah menggelar rapat bersama Gubernur Jawa Timur, dan Pangda v Brawijaya, untuk menuju new normal, harus melalui masa transisi terlebih dahulu. (bashoir/stv)