Bojonegoro, (bisnissurabaya.com) – Dalam rangka memutus rantai penyebaran covid-19, Kepala Kepolisian Daerah/Kapolda Jawa Timur/Jatim, Irjen Pol Muhamad Fadil Imran, meminta masyarakat disiplin menjalankan new normal yang dicanangkan pemerintah. Masyarakat harus menjaga pola hidup sehat, agar terhindar dari penularan virus corona atau covid-19. Sebab, hingga kini, vaksin untuk melawan virus tersebut, belum ditemukan. Beginilah Kapolda Jatim, Irjen Pol Muhamad Fadil Imran, saat mengunjungi Kampung Tangguh di Kelurahan Campur Rejo, Kecamatan Kota Bojonegoro, Selasa (2/6) kemarin.

Dalam kunjungannya, Kapolda yang datang bersama Wakapolda Brigjen Pol Djamaludin, juga menyempatkan diri, berbincang dengan salah satu warga melalui video call. Kepada masyarakat Bojonegoro, Kapolda Irjen Pol, Muhamad Fadil Imran, menyampaikan harapan, supaya meningkatkan sikap disiplin dan pola hidup sehat. Hal ini untuk menghadapi new normal yang dicanangkan Pemerintah Pusat, dalam memutus rantai penyebaran virus corona atau covid-19. Menurut Fadil, virus corona atau covid-19 ini, akan terus ada, bahkan sulit hilang.

Sebab, sampai hari ini, vaksinnya masih belum ditemukan. Untuk itu, masyarakat harus memulai cara hidup baru, dengan cara meningkatkan sikap disiplin. Jika sikap disiplin datang dari masyarakat, maka masyarakat bisa produktif dan sehat. Sementara, untuk menghadapi new normal yang dicanangkan Pemerintah Pusat, dengan berbasis kampung tangguh. Bersama tiga pilar, TNI dan Pemerintah setempat, pihaknya siap mendukung sepenuhnya kebijakan tersebut.

Pihaknya juga mengapresiasi Pemkab Bojonegoro, dalam kesiapannya menghadapi new normal. Langkah yang dijalankan Pemkab setempat, termasuk pembentukan 69 Kampung Tangguh dengan sarana dan fasilitas memadai, dinilai sudah tepat. Bahkan cukup cepat dalam merespon upaya Pemerintah Pusat dalam upaya memutus rantai penyebaran covid-19 di wilayah Bojonegoro.

Apalagi, Kampung Tangguh tersebut, sebagian besar sudah memanfaatkan tehnologi modern, melalui sistem aplikasi online. Aplikasi ini, dinilai cukup membantu serta memudahkan warga untuk mengakses informasi seputar covid-19 di daerah sekitarnya. (mulyanto/stv)