Gresik, (bisnissurabaya.com) Ini kisah pilu seorang nenek berusia 105 tahun yang dinyatakan sembuh dari ganasnya wbah covid-19. Setelah sebelumnya sempat diisolasi selama 1 bulan di Rumah Sakit/RS PHC Surabaya, hingga menggemparkan dunia kesehatan di tanah air. Bagaimana rahasia sang nenek berumur panjang dan bisa sembuh dari covid 19? Di rumahnya Jalan Sedayu 7 nomor 17 A Surabaya inilah, Kamtin, seorang nenek berusia 105 tahun ini tinggal bersama anak bungsunya Darman, serta menantunya Siti Aminah. Nenek berusia satu abad lebih ini, dinyatakan sembuh dari covid-19, setelah sebelumnya sempat diisolasi selama 1 bulan di Rumah Sakit PHC Surabaya.

Siti Aminah, sang menantu bercerita, awalnya ibu mertuanya tinggal bersama anak pertamanya di kawasan Jalan Gresik PPI Surabaya. Saat itu, sekitar pertengahan April, kamtin, mengeluh sakit pada bagian perut dan dibawa ke Rumah Sakit Al Irsyad Surabaya. Setelah dilakukan rapid test, ternyata hasilnya menunjukkan reaktif. Sehingga sang nenek langsung dirujuk ke Rumah Sakit PHC Surabaya, untuk dilakukan tes SWAB.

Hasil SWAB di RS PHC pun juga menunjukkan nenek Kamtin, dinyatakan positif. Dari catatan medis selama menjalani perawatan isolasi di rumah sakit, selama satu bulan, Kamtin, sangat disiplin dalam mengikuti aturan perawatan rumah sakit dan sangat bisa mengendalikan emosinya selama proses penyembuhan. Hasilnua, pada 17 Mei, Kamtin, dinyatakan sembuh dari covid-19. Kesabaran mengendalikan emosional inilah kunci rahasia sang nenek selama ini. Sehingga panjang umur hinga berusia 105 tahun.

Selain itu, makanan buah dan sayur yang digemarinya juga menjadikan penentu panjang usianya. Meski pendengarannya menurun, saat ditanya menantunya dengan berbisik di telinganya, Kamtin, cukup semangat menceritakan kisah hidupnya dari menikah saat era penjajahan dai-nipon Jepang 1942. Hingga rahasia makanan kegemarannya. Seperti otak-otak bandeng, buah dan sayur hingga minuman jamu empon – empon.

Secara DNA, nenek Kamtin, memang memiliki riwayat keturunan berumur panjang. Karena ayah kandung Kamtin, diakui meninggal pada usia 130 tahun. Bahkan, ketiga anaknya yang juga dinyatakan positif covid 19 dan saat ini masih dirawat di RS Haji Surabaya, usianya diatas 57 hingga 60 tahun. (farid/stv)