Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Selain dua mobil kombat laboratorium bio safety level 2, Jawa Timur/Jatim akan menerima kembali bantuan satu unit mobil serupa. Pemerintah Provinsi Jatim memastikan bantuan satu unit mobil yang menurut jadwal akan tiba pada Selasa (2/6) dan akan di tempatkan untuk pelayanan di Kota Surabaya. Pemerintah Provinsi Jatim akan menyiagakan satu unit mobil kombat laboratorium “bio safety” level dua, bantuan gugus tugas percepatan penanganan virus corona pusat, di Kota Surabaya.

Dalam satu unit mobil tersebut/ dilengkapi fasilitas empat mesin “polymerase chain reaction” (p-c-r), dengan teknologi tercanggih, menggunakan kristal reagen, untuk pemeriksaan virus corona (covid-19), yang hasilnya bisa langsung diketahui, dalam waktu 45 menit. Per hari, empat mesin PCR di satu unit mobil itu, bisa mengambil sebanyak 600 sampel PCR. Saat ini, terdapat dua unit mobil laboratorium bio safety level dua, yang sejak 28 mei lalu dipinjamkan gugus tugas percepatan penanganan covid-19 pusat, untuk wilayah Jatim. Dua mobil tersebut, yang dipinjamkan hingga tanggal 2 Juni mendatang, telah mengambil ratusan sampel. Tidak hanya bagi masyarakat di Kota Surabaya, tetapi juga Sidoarjo, Lamonga, hingga Tulungagung.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah/BPBD Jatim, Suban Wahyudiono, memastikan akan tiba satu unit lagi, mobil kombat laboratorium bio safety level dua, bantuan dari gugus tugas percepatan penanganan covid-19 pusat, yang nantinya secara khusus disiagakan untuk pelayanan di Kota Surabaya. Kasus covid-19 di Jatim, khususnya Kota Surabaya, terus meningkat, terhitung sejak dua pekan terakhir. Selain mobil laboratorium bantuan dari gugus tugas percepatan penanganan covid-19 pusat, khusus di Kota Surabaya, terdapat tujuh laboratorium statis untuk pemeriksaan pcr, yang tersebar di sejumlah rumah sakit rujukan. Gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Jatim, mendorong agar seluruh laboratorium tersebut, dapat melakukan pemeriksaan pcr dengan mengambil sebanyak 3.600 sampel per harinya. (feri/stv)