Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Rumah Sakit/RS Darudat Covid19 Jawa Timur/Jatim telah merawat 14 pasien per Sabtu (30/5), pukul 13.30 WIB hari ini. Dengan rincian 7 pasien perempuan dan 7 pasien laki-laki yang kesemuanya merupakan reference di Puskesmas yang ada di Surabaya.

“Untuk pasien yang telah dirawat saat ini kondisinya lumayan baik karena tingkatnya masih ringan. Semoga dengan 40 bed yang ada, kita bisa menampung semua pasien nantinya,” kata Ketua Gugus Kuratif Penanganan COVID-19 Jawa Timur, dr Joni Wahyuhadi, di Grahadi, Sabtu (30/5).

Untuk dokter, kata dr Joni, terdapat enam (6) orang dengan 16 perawat. Akan disumbang relawan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang kini relawan tersebut masih dalam tahap training di kantor IDI. Mereka akan mensupport bila pasiennya semakin bertambah.

Menurut dr Joni, para relawan itu adalah dokter yang baru lulus, yang kemudian diajari oleh kawan-kawan ahli seperti dokter paru, dokter penyakit dalam dan dokter anastesi. Training tersebut dikomandani oleh dr Erwin yang seorang ahli penyakit tropic atau menular, bersama dr kristiogo yang seorang ahli intensitis.

“dr Erwin dan dr Kristiogo membekali mereka yang masih muda dan punya semangat tinggi. Kami lihat di sana meskipun tidak sedang jaga namun tetap berada di sana untuk saling berdiskusi,” katanya.

Sementara terkait Mobil Polymerase chain reaction (PCR), kata dr Joni, hari ini satu (1) mobil belum selesai mengerjakan PCR. Hari ini mobil tersebut telah menyelesaikan PCR di Kampung Tangguh sebanyak 35 orang dan di GOR Pancasila diturukan 1 mobil dengan 2 kegiaan dan telah menyelesaikan tes PCR 160 orang.

“Untuk RS Soewandi baru saja selesai, namun RS Husada Utama masih belum mulai. jadi kapasitas mobil yang besar ini perlu ditambah tenaganya,” kata dr Joni. (bw)