Surabaya, (bisnissurabaya.com) – “Yang Lebih Penting dari Politik Adalah Kemanusiaan” Kata- kata yang diucapkan Presiden Indonesia ke IV, KH Abdurahman Wahid, yang akrab disapa Gus Dur, ini sangat relevan setiap waktu. Terlebih saat peringatan hari lahirnya Pancasila 1 Juni, yang bertepatan dengan musim pandemi covid 19. Memang, hingar bingar tahun politik, yang mestinya dilaksanakan agenda pemilihan kepala daerah langsung di beberapa kabupaten/kota di Indonesia terasa sepi.

Hanyut larut dalam gegap gempita pemberitaan aktifitas penanganan virus corona di masyarakat. Berdasarkan kebutuhan di masyarakat tersebut, serta diikuti semangat mengusung nilai – nilai luhur Pancasila, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan/PDIP Kecamatan Tegalsari Surabaya, melakukan berbagai kegiatan yang bertujuan membantu pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran corona. Kegiatan pembagian gentong air untuk cuci tangan, pendistribusian sembako dan minuman rempah, serta penyemprotan disinfektan sudah dilakukan di beberapa RW yang berada di kelurahan se-Kecamatan Tegalsari. “Ada atau tidak ada pilkada, kami tetap hadir di masyarakat, bersama mereka memutus mata rantai penyebaran corona,” kata Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Tegalsari, Suyitno, didampingi Yudi, dan Maria kepada bisnis surabaya.com, di lokasi penyemprotan disinfektan Wonorejo, Minggu (31/5).

Penyemprotan disinfektan yang dilakukan bergiliran dari RW I sampai RW VII (Kampung Malang Utara, Kedondong Kidul, Pandegiling) Kelurahan Tegalsari, dan RW I sampai RW XI (Kampung Malang Kulon, Tempel Sukorejo, Wonorejo) Kelurahan Wonorejo, dilakukan bekerja sama dengan Organisasi Perempuan Sarinah, Gardu 5, dan Pengurus RW setempat.

“Ini merupakan wujud nyata dari semboyan Menangis dan tertawa bersama rakyat yang digariskan Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri,” ujar Arek Suroboyo asli Pandegiling ini. Kehadiran nyata program PDIP pada musim pandemi corona, sangat dirasakan masyarakat. Hal ini disampaikan Ketua RT 3 RW VI Wonorejo Kelurahan Wonorejo, Indra. Dia menyampaikan terima kasih atas kegiatan penyemprotan disinfektan di kampungnya. Mengingat sudah ada warganya yang positif terpapar virus yang berukuran kecil tersebut. “Kami akan terus bergerak melakukan apa yang kami bisa, untuk memerangi virus corona sesuai protokol kesehatan,” tambah seniman lukis ini. (nanang)