Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Kegiatan Rapid Test di Surabaya. Keberadaan Covid 19/corona memang menyusahkan masyarakat. Hampir semua sektor kehidupan manusia terdampak oleh virus berukuran nano ini, mulai dari kesehatan, ekonomi, sosial, politik, budaya, pertahanan keamanan, hingga kegiatan ibadah keagamaan. Pantas saja jika virus corona, dijadikan musuh bersama banyak pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, lembaga swasta, dan juga organisasi sosial keagamaan. Berbekal semangat dan kesamaan program, dalam menghadapi pandemi covid 19 di masyarakat, maka Forum Relawan Divabel (Fordiva), Pro Rakyat, didukung oleh Badan Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jatim bekerja sama dengan Pengurus Rukun Warga (RW) X Kalidami Timur Kelurahan Mojo, Gubeng – Surabaya menggelar rapid test untuk masyarakat di wilayah tersebut. Kegiatan rapid test diikuti lebih dari 100 peserta yang berasal dari warga RT di wilayah RW setempat, bahkan ada tambahan sekitar 30 peserta dari luar Kalidami. Mereka duduk rapi mengenakan Masker dan menjaga jarak, menunggu nomor panggilan untuk dilayani oleh petugas medis dari BAZNAS. “Acara ini adalah bentuk rasa kepedulian untuk membantu pemerintah di era pandemi covid 19 dan sebagai hadiah ulang tahun untuk Kota Surabaya,” kata Ketua Umum Fordiva, Megawati kepada bisnis surabaya.com, di Balai RW X Kalidami Timur, Sabtu (30/5). Selain warga masyarakat Kalidami, tampak hadir penyandang disabilitas untuk melakukan rapid test di tempat tersebut, antara lain Ahmad Budianto, Nakula dan Sadewa yang merupakan penyandang disabilitas tuna netra, Chusnul penyandang tuna daksa, dan masih banyak lagi lainnya.

“Melalui rapid test, kami ingin menunjukkan bahwa para penyandang disabilitas adalah orang sehat yang selalu patuh pada protokol kesehatan,” jelas perempuan cantik berhijab ini.

Setiap peserta yang telah melaksanakan rapid test, mendapatkan konsumsi dan bingkisan berupa masker dan hand sanitizer yang merupakan bantuan dari BNPB dan BAZNAZ.

Penyandang tuna daksa sekaligus Ketua Umum Fordiva, Megawati sedang rapid test. (Foto/nanang)

Selain di Surabaya, kegiatan rapid test juga digelar bersamaan di Bekasi dan Depok Jawa Barat, Karena tanggapan masyarakat terhadap kegiatan ini sangat antusias. Maka dalam waktu dekat akan dilakukan lagi acara serupa di beberapa kota/kabupaten.

“Memang corona adalah musuh bersama, Yang perlu dikeroyok. Supaya cepat pergi” tambah aktifis kemanusiaan warga Kalidami ini. (nanang)