Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Imigrasi kelas 1 TPK Tanjung Perak Surabaya, memberi dispensasi ke Warga Negara Asing/WNA yang tinggal di wilayah Hukum Imigrasi Tanjung Perak Surabaya. WNA akan diberikan keringanan untuk tetap tinggal di Indonesia meskipun dokumen izin tinggal mereka habis, selama pandemi korona.

Imigrasi kelas 1 TPI Tanjung Perak Surabaya, telah menghentikan pelayanan selama berlakunya pembatasan sosial berskala besar. Penghentian layanan ini juga berdampak pada, sulitnya WNA untuk melaporkan habisnya dokumen izin tinggal mereka. Sesuai Permenkumham nomor 11 tahun 2020, imigrasi kelas 1 TPI Tanjung Perak Surabaya memberikan dispensi kepada WNA untuk tinggal di wilayah hukumnya selama pandemi korona, meski dokumen izin tinggal telah habis. Pihak imigrasi Tanjung Perak Surabaya, tetap akan melakukan pengawasan, dengan melakukan pendataan ke WNA.

Dari data imigrasi kelas satu tpi Tanjung Perak Surabaya terdapat 5.000 WNA yang tinggal di wilayah hukum imigrasi Tanjung Perak, dan mayoritas adalah pekerja.
Washington Napitupulu, Kasi Intelijen dan penindakan kanim kelas 1 Tanjung Perak
(farid/stv)