Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Hari pertama pelaksanaan PSBB jilid tiga untuk Surabaya Raya berlangsung ketat. Pemeriksaan dan penyekatan diperketat. Tim gabungan yang bertugas disebar di seluruh titik Check Point. Meski, PSBB di Surabaya Raya diperpanjang hingga jilid tiga. Namun, pelanggaran terhadap aturan psbb masih banyak dijumpai.

Salah satunya, adanya penumpang kendaraan roda empat yang tidak mentaati Protokol Sosial Distancing. Penumpang mobil lebih dari 50 persen kapasitas tempat duduk. Setelah PSBB Surabaya Raya, jilid tiga dimulai sejak 26 Mei, petugas yang melakukan pemeriksaan dan penyekatan di seluruh titik chek point semakin diperketat. Tim gabungan mulai disebar di seluruh titik check point. Seperti di titik check point batas kota Bundaran Waru Surabaya. Kali ini, petugas lebih tegas bertindak terhadap pelanggar.

Ratusan petugas gabungan memeriksa seluruh kendaraan roda dua dan empat yang masuk Kota Surabaya. Selain, memantau pengendara yang tidak mengenakan masker, petugas juga memeriksa surat tugas pengemudi kendaraan dari luar kota. Jika ditemukan tidak mematuhi aturan protokol covid 19, mereka langsung diminta putar balik.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan, sedikitnya ada 1.161 personil diterjunkan untuk memback up pelaksanaan PSBB jilid tiga di Surabaya Raya. Polda Jatim juga akan melakukan upaya pendisplinan masyarakat yang masih saja melakukan kerumunan di tengah ancaman covid 19.
Diharapkan, dengan semakin diperketatnya pemeriksaan dan penyekatan di seluruh titik pos cek point, dan upaya pendisiplinan masyarakat yang masih berkerumun di tengah ancaman covid 19 ini, mampu menekan angka penyebaran covid 19. Khususnya di Surabaya Raya yang meliputi Surabaya, Gresik dan Sidoarjo.
(feri saputra/stv)