Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Perawat Jawa Timur/Jatim kembali berduka. Suhartatik, perawat bagian stroke Rumah Sakit Umum/RSU dr Soewandhi Surabaya dinihari tadi meninggal dunia akibat covid 19. Korban yang merupakan lulusan Akper William Booth ini dan sudah berdinas 11 tahun. Almarhumah meninggalkan seorang anak. Jumlah perawat di Jatim yang meninggal akibat terpapar covid 19 kembali bertambah, menjadi 4 orang.

Suhartatik, perawat bagian Stroke RSU dr Soewandhi Surabaya dini hari tadi meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Husada Utama. Sebelum meninggal, korban Didiagnosis menderita sakit diare dan panas. Ketua DPW PPNI Jatim, Prof Nursalam, mengatakan, Suhartatik, merupakan perawat senior di Rumah Sakit Dokter Soewandhi. Korban yang merupakan lulusan Akper William Booth ini sudah berdinas selama 11 tahun. Pihaknya tak menduga korban terpapar covid 19, lantaran sejak awal Rapid Tes negatif, dan keluhan panas dan diare.

Ia mengungkapkan, semua perawat yang meninggal akibat covid 19 berdinas di ruang rawat inap. Untuk mencegah perawat terpapar covid 19, hari ini Dpw PPNI mengirimkan alat pelindung diri, bagi perawat di seluruh Jawa Timur. Diharapkan dengan bantuan Apd ini, tidak ada lagi perawat yang terpapar covid 19. (irwanda/stv)