Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Kabar duka kembali datang dari dunia medis. Salah seorang dokter di Kota Surabaya, dr Boedhi Harsono, dikabarkan meninggal dunia akibat positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Kabar tersebut disampaikan di akun instagram resmi Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Ketua IDI Jawa Timur Sutrisno, mengonfirmasi, kabar meninggalnya dr Boedhi. “Iya…., infonya beliau tejangkit Covid-19 positif,” kata Sutrisno, saat dikonfirmasi, Rabu (20/5) sore.

Ia mengatakan, dr Boedhi, meninggal saat tengah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Surabaya. Menurut dia, Boedhi juga menderita penyakit lain. Selain itu, istri Boedhi, Theresia Muktiwidjojo, juga positif terinfeksi virus corona. Ia yang juga seorang dokter dalam kondisi kritis dan sedang dirawat di salah satu rumah sakit Surabaya.
“Istrinya juga positif (Covid-19),” jelasnya.

Theresia, merupakan dokter spesialis jantung yang bertugas di Rumah Sakit Mitra Keluarga Surabaya. Sedangkan Boedhi, sudah tidak aktif praktik.
Kabar tersebut pun dibenarkan oleh Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, Joni Wahyuhadi. “Iya…., kabar itu benar,” katanya. Sebelumnya, seorang perawat Rumah Sakit (RS) Royal Surabaya, Ari Puspita Sari meninggal dunia diduga akibat terinfeksi virus corona.

Ari meninggal dalam keadaan hamil. Hal ini menambah daftar sejumlah dokter dan perawat ikut terpapar virus corona sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret lalu. Tak sedikit dari mereka yang meninggal dunia setelah dinyatakan positif virus corona. Hingga kemarin, jumlah kumulatif kasus positif virus corona di Indonesia mencapai 18.496 orang. Dari jumlah itu, 4.467 orang dinyatakan sembuh dan 1.221 orang lainnya meninggal dunia. (ton)