Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Persebaran covid19 terus meningkat signifikan di Jawa Timur/Jatim. Tercatat, ada penambahan pasien positif covid-19 sebanyak 91 orang. Dengan demikian, pasien positif corona menjadi 2.372 orang. Namun demikian, jumlah kasus kematian di Jatim mencapai 320 orang. Meroketnya jumlah pasien ini, membuat Pemprov Jatim menggalakkan gerakan wajib masker, hingga menjadi gaya hidup baru, atau new normal.

Penambahan pasein positif corona di Jatim tak bisa dibendung. Dalam hitungan 24 jam, pasien positif corona bisa bertambah dalam jumlah ratusan. Kali ini, pasien positif bertambah 91 orang. Sehingga jumlah keseluruhan menjadi 2.372 orang. Kasus kematian akibat covid 19 di Jatim juga terus bertambah. Hari ini, 6 orang meninggal dunia. Total pasien corona meninggal dunia di Jatim mencapai 320 orang. Sementara status Pdp dari angka 5.014 menjadi 5.198. Sedangkan Odp dari 22.859 naik menjadi 22.985 orang.

Meroketnya jumlah pasien ini, membuat Pemprov Jatim menggalakkan gerakan wajib masker. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, meyakini jika dalam sebuah komunitas minimal 60 persen aktif menggunakan masker setiap hari atau menjadikan masker sebagai norma baru, maka penularan covid-19 bisa ditekan bahkan segera diakhiri.
Sementara, Ketua Gugus Kuratif Satgas covid-19 Jatim, Dokter Joni Wahyuhadi, menegaskan, salah satu cara yang ampuh mencegah penularan virus corona adalah dengan memamakai masker. Untuk mendorong efektivitas dan lebih masifnya penggunaan masker di masyarakat, Gubernur Khofifah, meminta kepada Kabupaten, Kota supaya segera menyelesaikan Refocusing dan Realokasi anggaran Apbd untuk pengadaan masker gratis bagi masyarakat. (feri/stv)