Lamongan,(bisnissurabaya.com) –  Meski diwajibkan memakai masker, ternyata instruksi itu belum dipatuhi. Seperti yang terjadi di Kabupaten Lamongan, hampir 95 persen penghuni pasar tidak memakai masker. Padahal, warga Lamongan yang positif covid-19 terus meningkat. Khawatir terjangkit, petugas dinas pasar membagikan ribuan masker kain secara gratis di sejumlah pasar, termasuk pasar ikan.

Beginilah kondisi pasar tingkat Kota Lamongan. Suasana aktivitas pedagang dan pembeli normal seperti biasa. Namun, situasi tersebut membuat petugas dinas pasar Kabupaten Lamongan, khawatir. Pasalnya, meski sudah diwajibkan memakai masker, namun, penghuni pasar hampir 95 persen tidak memakai masker. Padahal, di Kabupaten Lamongan wabah pandemi virus covid 19 terus meluas penyebarannya. Hingga saat ini di lamongan ada 247 ODP, 103 PDP, dan 25 positif covid-19. Khawatir virus covid-19 menyebar dan menular ke penghuni pasar, petugas dinas pasar Kabupaten Lamongan, kemudian membagikan 3.000 masker kain buatan sendiri. Direktur Perumda Pasar Kabupaten Lamongan, Suhartono, mengatakan, sambil menghimbau penghuni pasar agar selalu cuci tangan dan memakai masker, guna memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Petugas menyisir seluruh gang pasar, baik di dalam maupun di luar. Kemudian membagi dan memakaikan langsung masker kain itu baik ke pedagang maupun pelanggan. Selain membagi masker kain di pasar, petugas juga membagikan masker di depan pintu masuk pasar ikan. Jika pedagang dan pembeli tetap bandel dan tidak memakai masker saat berjualan, petugas dinas pasar tidak segan menegur dan memberikan sanksi denda. (bashoir/stv)