Bojonegoro, (bisnissurabaya.com) – Hasil tes swab yang menyebutkan ada dua pedagang di Pasar Kota Bojonegoro positif covid 19, membuat Pemkab Bojonegoro gerak cepat. Yakni, untuk kedua kalinya melakukan rapid tes ke para pedagang. Namun, rapid tes yang dilakukan kali ini membuat pedagang enggan dan memilih langsung menutup kios mereka.

Bertempatkan di pasar Kota Bojonegoro, tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro yang didampingi petugas Polres Bojonegoro melakukan rapid tes yang kedua kalinya. Kegiatan tersebut dikarenakan hasil rapid tes yang pertama menunjukkan dua pedagang Pasar Kota Bojonegoro positif terjangkit virus corona.

Petugas dari Polres langsung menyisir setiap lapak pedagang dan menyuruh mereka untuk melakukan rapid tes yang dibagi menjadi dua titik. Sayangnya, pedagang banyak yang enggan melakukan rapid tes dan lebih memilih untuk menutup lapak daganganya. Pedagang enggan berkomentar dan lebih memilih diam daripada menjalani rapid tes yang disediakan Pemkab Bojonegoro secara gratis.
Rencananya, kegiatan rapid tes ini akan dilakukan secara berkala di beberapa pasar di Kabupaten Bojonegoro. (mulyanto/stv)