Surabaya, (bisnissurabaya.com) -Polisi berhasil membongkar peredaran narkoba jaringan lapas Medaeng Sidoarjo. Dalam pengungkapan kasus ini, tim buser menembak mati satu bandar, karena berusaha melawan petugas dengan menodongkan senjata api. Tak hanya itu, petugas juga mengamankan barang bukti sabu-sabu 100 kilogram. Yang disimpan di bawah kasur apartemen sang bandar.

Inilah empat pelaku, yang menjadi kaki tangan bandar narkoba bernama Iwan Hadi Setiawan (38), warga Manukan Surabaya, yang ditembak mati petugas, saat penyergapan di apartemen miliknya di kawasan Surabaya Timur. Mereka adalah Achmad Uwais (23), warga asal Ngagel Surabaya, Wahyu Rosyid (23), warga Ngagel Surabaya, Yuli kurniawan (46), warga Kecamatan Sukodono Sidoarjo, dan Badrun, warga asal Sidoarjo, yang diketahui selama ini menjadi pengedar kecil, anak buah Iwan Hadi Setiawan.

Kabid Humas polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan, Iwan Hadi Setiawan, selama ini menjadi target polisi, yang diketahui menjadi bandar besar jaringan lapas Medaeng. Bahkan, saat dilakukan penyergapan di kediamannya apartemen kawasan Surabaya Timur, pelaku malah melawan petugas, sehingga dilakukan penindakan tegas terukur dengan menembak mati pelaku. Tak hanya itu, polisi juga mengamankan barang bukti sabu-sabu sebanyak 100 kilogram dan 4000 butir pil happy five, yang disimpan di bawah tempat tidur Iwan Hadi Setiawan.

Selain mengamankan barang bukti sabu-sabu sebanyak 100 kilogram dan 4000 butir pil happy five, petugas juga menyita senjata api jenis revolver milik Iwan Hadi Setiawan, yang digunakan menodong petugas. (farid/stv)