Bojonegoro, (bisnissurabaya.com) – Ratusan pedagang Pasar Kota Bojonegoro, menjalani pemeriksaan rapid test. Hasilnya ada 86 orang dinyatakan positif reaktif. Puluhan pedagang yang dinyatakan positif reaktif tersebut langsung dilakukan isolasi mandiri.

Dari 269 pedagang di Pasar Kota Bojonegoro, ada 86 orang dinyatakan positif reaktif setelah dilakukan rapid test. Jumlah yang reaktif 75 orang dari Kabupaten Bojonegoro, dan 11 orang dari Tuban. Rata-rata, pedagang yang positif reaktif tersebut adalah pedagang sayur keliling. Mengetahui banyaknya pedagang yang positif reaktif, tim gugus tugas kabupaten langsung memerintahkan pedagang melakukan isolasi mandiri.

Tim gugus tugas yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Kapolres, Dandim 0813, Kejaksaan, dan DPRD Bojonegoro, bersama Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awannah, langsung membuat kebijakan untuk memutus rantai penyebaran covid-19. Kebijakan yang diambil dengan membatasi jam operasional pasar, dan memperlebar lokasi pada pedagang pasar. Namun, untuk mengatur hal tersebut, dilakukan sterilisasi dengan cara penyemprotan pasar dengan menggunakan disinfektan.

Saat ini, pedagang yang dinyatakan positif reaktif langsung mengisolasikan diri di rumah. Meski demikian, tim gugus tugas Kabupaten akan melakukan rapid test ulang. Jika masih reaktif, akan diisolasi di beberapa rumah isolasi yang sudah disipakan. Selain pasar Kota Bojonegoro, juga akan melakukan rapid test di sejumlah pasar tradisional lainnya. Yakni Pasar Banjarejo, Kapas, Dander, Sumberejo, dan Kalitidu. (mulyanto/stv)