Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Kepadatan arus lalu-lintas di kawasan Jalan Raya Wonokusumo Surabaya, menjelang buka puasa, membuat polisi kewalahan melakukan pengaturan. Terlebih mayoritas warga banyak mencari takjil untuk berbuka puasa, dan tak menghiraukan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB, untuk menghindari kerumunan.

Seperti inilah suasana Jalan Wonokusumo Surabaya, menjelang buka puasa, terlihat macet dan semrawut. Padahal, dimasa pandemi seperti saat ini Surabaya tengah menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB, untuk menghindari kerumunan.

Terlihat, petugas lalu lintas kewalahan mengatur pengendara yang mayoritas tak memakai helm, dan saling mendahului.

Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Sigit Indra, mengatakan, pihaknya kesulitan menertibkan saat psbb di kawasan ini, karena jalan yang dilalui pengendara adalah jalan kampung. Apalagi mayoritas pengendara di jalan tersebut mulai bertumpuk lantaran, banyak yang keluar untuk mencari takjil buka puasa.

Pihaknya, hanya menilang truk-truk yang diduga menjadi penyebab macetnya jalan di sekitar Jalan Wonokusumo Surabaya. Sebab, menurut rambu yang ada, mulai pukul empat sore, truk dilarang melewati jalan tersebut.
Setidaknya, petugas Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak menilang sepuluh truk yang nekat lewat di jalan tersebut. (farid/stv)