Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Kasus pendeta cabul dalam waktu dekat segera di sidangkan. Sebab, penyidik dari polda jawa timur telah melakukan pelimpahan tersangka beserta barang buktinya tahap dua, dan dinyatakan sempurna atau P-21. Menanggapi pelimpahan tahap 2, pihak tersangka melalui penasehat hukumnya akan melakukan upaya hukum praperadilan sebelum sidang pokok perkara berlangsung. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, Kombes Pol, Pitra Andreas Ratulangi, mengatakan, pelimpahan tahap 2, atas kasus pencabulan oknum pendeta terhadap jemaatnya. Dalam pelimpahan ini, tersangka pendeta yang berinisial HL barang bukti , serta berkas perkara dilimpahkan kepada pihak Kejaksaan Negeri Surabaya, untuk segera disidangkan.

Pelimpahan tahap 2 ini dilakukan setelah berkas perkara penyidikan dinyatakan sempurna dan P-21 oleh pihak kejaksaan, meski sempat 1 kali P-19. Anak hari ini sudah P-21 dan sudah melaksanakan tahap 2 terhadap jpu jaksa penuntut umum, selanjutnya rekan rekan berkoordinasi pihak kejaksaan, subdit renakta sudah melimpahkan ke kejaksaan sudah rampung semua meski sempat P-19 itu sudah dinyatakan lengkap dan kita melakukan tahap 2.

Menanggapi pelimpahan tahap 2, pihak tersangka melalui Penasehat Hukumnya, Jeffry Simatupang, telah mengajukan praperadilan. Upaya hukum ini diajukan untuk menguji surat pernyataan korban yang dijadikan sebagai alat bukti, yang dianggap tidak sah dalam ketentuan hukum. Tahap 2 kita menunggu proses pelimpahan sampai dapat nomor perkara dan tanggal siding kami siap menghadapi itu silahkan dibuka alat buktinya apa jangan sampai tahap 2 ini tidak ada alat bukti, kami siap di proses di persidangan, kami sudah ajukan upaya praperadilan minggu lalu apakah penetapan tersangka sudah berdasarkan alat bukti yang sah atau tidak seperti diberitakan sebelumnya, seorang oknum pendeta berinisial H-1 dibekuk polisi, karena diduga melakukan pencabulan terhadap jemaatnya, anak dibawah umur berinisial IW selama 6 tahun. (feri/stv)