Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Kluster baru pabrik rokok sampoerna Rungkut Surabaya dari 323 karyawan pabrik yang telah di rapid test ternyata ada 100 karyawan yang reactive, dan langsung diisolasi di sebuah hotel di Surabaya. Mereka akan dilakukan uji SWAB PCR di RSUD Dr Sutomo, untuk memastikan apakah positif corona atau tidak. Dari jumlah itu, masih ada 163 karyawan yang akan melakukan uji rapid test.
Adanya dua karyawan pabrik rokok di kawasan Rungkut, Surabaya, yang meninggal dunia karena positif covid 19 pada 14 April lalu, akhirnya berbuntut panjang.

Setelah melakukan isolasi terhadap 500 karyawan, tim kuratif gugus tugas covid 19 Jatim, telah melakukan uji rapid test terhadap 323 karyawan pabrik rokok Sampoerna. Hasilnya sangat mencengangkan ada 100 karyawan yang reactive rapid test. 100 karyawan ini langsung diisolasi di sebuah hotel di Surabaya.
Ketua Tim Kuratif Copvid 19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi, mengatakan, rencananya tim kuratif covid 19 Jatim, juga akan melakukan uji rapid test lanjutan kepada 163 karyawan pabrik rokok itu.

Saat ini, Managemen sampoerna pun telah menutup dan menghentikan aktifitas pabrik rokok sejak 27 April lalu, dan telah dilakukan penyemprotan dengan desinfektan. Tim kuratif covid 19 Jatim pun juga telah menelusuri dan melakukan investigasi kluster pabrik rokok sampoerna. (feri/stv)